Selasa, 10 Juni 2008

Swedia Bungkam Yunani 2-0


Setelah mengalami kebuntuan selama 67 menit, Swedia akhirnya mampu melumat juara bertahan Yunani dengan skor 2-0, di Stadion Wals Siezenheim, Salzburg, Rabu (11/6) dini hari WIB.

Swedia yang memainkan formasi 3-5-2 memang menguasai permainan. Namun, duet Henrik larsson dan Zlatan Ibahimovic belum memperlihatkan ketajamannya untuk membobol gawang Yunani yang dikawal Antonis Nikopolidis.

Sebuah sundulan Ibrahimovic pada menit ke-32, masih melambung di atas mistar gawang. Sementara beberapa menit sebelumnya ia juga mendapatpeluang di dalam kotak penalti. Tapi, sayang kurang akurat dalam mengontrol bola dengan dada, sehingga kesempatan lepas.

Sebaliknya, Yunani yang mengandalkan serangan bali juga beberapa kali mengancam gawang Swedia yang dikawal Andreas Isaksson. Namun, tak satupun peluang yang mampu dimaksimalkan menjadi gol, karena seringkali terburu-buru dalam melakukan penyelesaian akhir.

Yunani berhasil memiliki peluang pada gebrakan pertamanya di meniet ketujuh. Striker andalannya Angelos Charisteas, setelah melewati dua pemain, langsung melepaskan tendangannya. Namun, Isaksson yang berdiri pada posisi tepat berhasil menangkap bola.

Secara keseluruhan, babak pertama berlangsung kurang menarik karena pertarungan lebih banyak terjadi di lapangan tengah. Kedua, hanya saling menyerang tetapi belum akurat pada penyelesaian akhir.

Di babak kedua serangan Swedia tak mengendur, namun hingga menit ke-67 Ibrahimovic mendapatkan kesempatan melepaskan tendangan keras. Bolanya yang meleset bak peluru, tak mampu dibendung Nikopolidis.

Selang tiga menit kemudian, sebuah kemelut terjadi setelah tendangan Henrik Larsson

dibendung Nikopolidis. Namun, bola yang lepas melamung jatuh tepat di sisi kanan depan gawang diperebutkan Petter Hansson dan dua pemain Yunani.

Kemelut tersebut berakhir dengan terjadinya gol kedua, ketika Hansson yang terjatuh dari duel di udara justru menyentuh bola dengan kakinya, sehingga masuk ke dalam gawang Yunani. Gol tersebut memperbesark kemenangan Swedia menjadi 2-0.

Yunani berusaha memperkecil ketinggalan, namun Swedia sudah mulai mengendurkan tempo permainan dan merapatkan pertahanannya. Beberapa serangan Yunani sempat mengancam gawang Isaksson, tetapi tak sampai menjadi gol.[S1]

Sumber: inilah.com

Minggu, 08 Juni 2008

Kroasia Atasi Austria 1-0


KROASIA memenangi laga pembuka Grup B Euro 2008 dengan menang tipis 1-0 atas Austria. Gol tunggal tim asuhan Slaven Bilic itu dicetak oleh Luca Modric di babak pertama.

Austria yang didukung oleh puluhan ribu fansnya yang memadati Stadion Ernst Happel, Wina, Minggu (8/6/2008), sebenarnya mampu mengimbangi permainan Kroasia. Sementara Kroasia sendiri justru tampil kurang impresif.

Jalannya pertandingan
Laga baru berusia empat menit saat Kroasia dihadiahi tendangan penalti karena Ivica Olic yang membawa bola di dalam kotak penalti dijatuhkan oleh Rene Aufhauser. Penalti sempat diprotes pemain Austria hingga Emmanuel Pogatetz diganjar kartu kuning.

Modric yang menjadi eksekutor dengan tenang menaklukkan Jurgen Macho dan membawa Kroasia sementara memimpin 1-0.

Austria sempat mengancam melalui Jurgen Saumel di menit kedelapan. Sepakan pemain berposisi gelandang ini meluncur deras namun masih dapat diamankan oleh Stipe Pletikosa yang mengawal gawang Kroasia.

Menit 14, Krosia nyaris memperbesar keunggulan. Bermula dari sepakan bebas Vedran Corluka di sisi kanan, bola diayunkan ke muka gawang. Olic gagal menyambar bola dan si kulit bundar lewat menyamping di sisi kanan gawang Austria.

Skor nyaris berubah jadi 1-1 di menit ke-40. Sebuah umpan terobosan dikuasai Martin Harnik yang lolos dari off-side. Umpan silang yang dilepaskan Harnik masih bisa disapu Josip Simunic keluar lapangan.

Semenit setelahnya, Austria kembali mengancam. Menerima umpan lambung dari lapangan tengah, Joachim Standfest menyambutnya dengan sundulan. Namun tandukan bek tuan rumah itu masih melebar.

Di pertandingan babak kedua, tepatnya di menit ke-57, Austria lagi-lagi menggedor pertahanan Kroasia. Harnik yang bergerak di sisi kanan melepas umpan silang mendatar. Roland Linz yang berdiri di kotak penalti lawan tak mampu menjangkaunya.

Dua menit sesudah itu, giliran Kroasia yang tampil kurang menggigit mampu memperoleh peluang. Dari dalam kotak penalti, Modric mengirim crossing pendek ke mulut gawang. Dengan sigap, para bek Austria menyapu bola dari daerahnya.

Dari sebuah tendangan bebas, pemain pengganti Ivica Vastic nyaris menyamakan kedudukan di menit 77. Tendangan Vastic dari rusuk kiri Kroasia harus ditinju oleh Pletikosa.

Sapuan Pletikosa membuat bola bergerak liar di luar kotak penalti Kroasia. Harnik yang menguasai bola mencoba melakukan tendangan spekulasi yang masih melambung di atas mistar gawang.

Vastic yang sudah berusia 38 tahun ternyata masih cukup berbahaya. Di menit 79, Harnik melepaskan umpan silang yang disambut tandukan kepala Vastic. Pletikosa harus menjatuhkan diri untuk menguasai bola sepenuhnya.

Lima menit menjelang usainya pertandingan, Austria kembali nyaris menyamakan skor. Sebuah tendangan kencang Umit Korkmaz dari luar kotak penalti ditepis Pletikosa yang dengan sigap terbang mengusir bola.

Kroasia nyaris memperbesar keunggulan di menit terakhir laga. Dari crossing Corluka di kanan, pemain pengganti Igor Budan menyambut dengan sebuah sontekan yang masih melebar karena lebih dulu membentur badan bek Austria.

Di masa injury time, peluang terakhir Austria melalui Roman Kienast terbuang. Menyambut tendangan bebas, striker pengganti itu menyundul bola yang arahnya melebar di sisi kiri gawang Pletikosa.

Peluit panjang akhirnya berbunyi dan Kroasia tetap berhak atas kemenangan 1-0 sekaligus memuncaki klasemen sementara Grup B dengan nilai tiga.

Susunan pemain:
Austria: 21-Juergen Macho; 2-Joachim Standfest, 15-Sebastian Proedl, 4-Emanuel Pogatetz, 3-Martin Stranzl, 12-Ronald Gercaliu (11-Umit Korkmaz 69); 10-Andreas Ivanschitz, 6-Rene Aufhauser, 19-Juergen Saeumel (7-Ivica Vastic 61); 20-Martin Harnik, 9-Roland Linz (18-Roman Kienast 73)

Kroasia: 1-Stipe Pletikosa; 5-Vedran Corluka, 4-Robert Kovac, 3-Josip Simunic, 22-Danijel Pranjic; 11-Darijo Srna, 10-Niko Kovac, 14-Luka Modric, 19-Niko Kranjcar(7-Dario Knezevic 62); 21-Mladen Petric (20-Igor Budan 71), 18-Ivica Olic (18-Ogjen Vukojevic 81).
(arp / a2s )
sumber: http://pialaeropa.detiksport.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/09/time/005639/idnews/952520/idkanal/514

Rabu, 04 Juni 2008

LIPI : Angka Kemiskinan 2008 Menjadi 41,7 juta

TIM Pusat Penelitian Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Tim P2E-LIPI) memperkirakan warga miskin tahun ini akan bertambah menjadi 41,7 juta orang (21,92 persen). Lonjakan ini akibat kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM 28,7 persen pekan lalu.

“Dengan kata lain tambahan penduduk miskin tahun ini naik 4,5 juta dibandingkan posisi 2007,” kata Peneliti Senior P2E LIPI Wijaya Adi pada keterangan pers dampak sosial kenaikan harga BBM di Kantor pusat LIPI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2008).

Kondisi penduduk miskin tahun 2007 mencapai 37,2 juta atau sekitar 16,58 persen, dengan garis kemiskinan Rp166.697 per orang per bulan. Dengan adanya kenaikan harga BBM, hingga bulan Desember 2008 diperkirakan kebutuhan hidup layak bagi tiap individu adalah sebesar Rp195 ribu per orang per bulan. “Hal ini tentunya akan mempengaruhi kalkulasi jumlah penduduk miskin yang juga dipastikan akan meningkat,” kata Wijaya.

Sehingga cara termudah untuk mengurangi data statistik penduduk miskin adalah dengan menetapkan garis kemiskinan pada titik yang paling rendah. Hasilnya, menunjukkan jumlah penduduk miskin pada tahun 2008 akan menjadi 41,7 juta jiwa, atau sekitar 21,9 persen dari penduduk Indonesia dengan garis kemiskinan Rp195 ribu per bulan. “Satu hal yang perlu dicatat, manakala BLT berhenti maka jumlah penduduk miskin akan melonjak,” jelasnya. (Muhammad Ma’ruf/Sindo/rhs)


sumber: okezone

Akui Kalah, Hillary Berbalik Dukung Obama

MANTAN ibu negara AS Hillary Rodham Clinton akan mengakui keunggulan rivalnya Barack Obama dalam mengumpulkan delegasi untuk mencapai nominasi partai Demokrat. Apabila Obama dipastikan meraih delegasi yang diperlukan untuk meraih nominasi setelah berlangsungnya pemilihan pendahuluan di South Dakota dan Montana, Hillary akan secara efektif mengakhiri upaya menjadi presiden perempuan AS pertama.

Hillary dilaporkan akan mengakhiri kampanyenya dalam pidato di New York. Istri mantan presiden AS Bill Clinton ini akan terus menyuarakan perjuangan terhadap masalah perawatan kesehatan, namun bukan untuk tujuan kampanye.

Menurut salah satu staf kampanye Hillary yang tidak disebutkan namanya, tim kampanye senator New York tersebut akan dibubarkan dan diberikan bayaran hingga 15 Juni mendatang. Beberapa penasehatnya menjelaskan Hillary telah menetapkan keputusan strategis untuk tidak secara resmi mengakhiri kampanyenya.

Hal itu untuk membuka kesempatan bagi Hillary bernegosiasi dengan Obama dalam berbagai hal termasuk kemungkinan nominasi baginya sebagai wakil presiden. Hillary juga dilaporkan berkeinginan mengarahkan Obama pada beberapa hal yang difokuskan untuk memenangi pemilihan presiden AS, diantaranya adalah memperjuangkan perawatan kesehatan.

Obama tinggal mengumpulkan 40 delegasi lagi untuk mencapai kuota yang ditentukan pada nominasi, yaitu 2.118 delegasi. Namun, Obama diperkirakan oleh sebagian besar pihak akan kembali mendapatkan dukungan dari sejumlah delegasi super dan pemilihan pendahuluan di South Dakota serta Montana Selasa (3/6) atau Rabu (4/6) waktu Indonesia.


Sumber: kompas